Menuju Panggung Asia, PP Pesti Lepas Lima Atlet Junior Soft Tennis ke India
KABARINDO, JAKARTA — Pengurus Pusat Persatuan Soft Tennis Indonesia (PP Pesti) resmi melepas lima atlet junior terbaik Tanah Air untuk berlaga di Asian Junior Soft Tennis Championship 2026. Kejuaraan bergengsi tingkat Asia itu akan berlangsung pada 3–8 Februari 2026 di Harvest Tennis Academy, Jossowal, Ludhiana, Punjab, India.
Prosesi pelepasan dilakukan langsung oleh Sekretaris Jenderal PP Pesti, Buyung Wijaya Kusuma, di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (2/2/2026).
Keikutsertaan para atlet muda ini, menurut Buyung, merupakan bagian penting dari proses pembinaan jangka panjang, terutama dalam mematangkan mental dan menambah jam terbang di level internasional.
“Kejuaraan Asia Junior ini menjadi ruang belajar yang sangat krusial. Atlet-atlet muda perlu merasakan atmosfer kompetisi tingkat tinggi sejak dini agar siap bersaing di masa depan,” ujar Buyung, yang akrab disapa Pak Boy, kepada Kabarindo.com.

Lima atlet yang dipercaya memperkuat Merah Putih adalah Saiful Fadilah (Kalimantan Timur), Syawal Noor Kaluku (DKI Jakarta), Febyaro Ribby Santara (Nusa Tenggara Barat), Nurul Fatimah Yusran (Sulawesi Selatan, dan Chara Eka Ifono (Kalimantan Timur). Mereka terpilih melalui proses seleksi berbasis prestasi dari berbagai daerah di Indonesia, mencerminkan pemerataan pembinaan soft tennis nasional.
Pelatih Kepala Timnas Soft Tennis Junior, Ferly Montolalu, menegaskan bahwa seluruh proses keberangkatan dilakukan dengan persetujuan orang tua atlet.
Langkah ini menjadi bentuk tanggung jawab organisasi dalam melindungi dan mendampingi atlet usia junior, baik secara teknis maupun nonteknis.
"Kami berangkat 6 orang, 5 atlet dan manager tim. Pada event ini tidak ada target yang dibebankan hanya untuk menambah jam terbang atlet karena di dalam negeri kurang pertandingan junior. Persiapan hanya 1 minggu. Terima kasih atas support dari pak ketum dan pak sekjen," paparnya.

Salah satu perhatian tertuju pada Febyaro Ribby Santara, atlet muda asal Nusa Tenggara Barat (NTB) yang resmi dipanggil memperkuat tim nasional. Kepastian tersebut dikonfirmasi langsung oleh Ketua Pengprov Pesti NTB, Rino Rinaldi.
Rino menjelaskan, pemanggilan Ribby merupakan buah dari konsistensi prestasi yang ia tunjukkan, termasuk raihan medali perak pada ajang PON Aceh–Sumut. Dengan usia yang masih sangat muda, Ribby dinilai memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan diproyeksikan tampil di beberapa nomor di India, mulai dari tunggal putri, ganda putri, hingga peluang ganda campuran.
Di sisi lain, PP Pesti juga mengungkap rencana strategis ke depan, salah satunya penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Kalimantan Timur. Ketua Umum PP Pesti, Brigjen Pol Dr Awal Chaeruddin, berharap Kejurnas tersebut mempertandingkan kategori junior dan senior sekaligus sebagai bagian dari persiapan menuju Pra-PON, mengingat PON 2028 direncanakan berlangsung di Nusa Tenggara Barat.
“Saya ingin Kejurnas nanti tidak hanya mempertandingkan junior, tetapi juga senior. Ini penting agar pembinaan berjalan berjenjang, berkesinambungan, dan siap menghadapi Pra-PON,” tegas Awal Chaeruddin.
Dengan keberangkatan lima atlet junior ke India, PP Pesti menaruh harapan besar akan lahirnya generasi soft tennis Indonesia yang tangguh, bermental kuat, serta mampu bersaing di level Asia hingga dunia. Foto: Dok. PP Pesti
Comments ( 0 )