Berkah Baik Iftar Ajak Masyarakat Berbagi Lebih Mudah di Ramadan 2026
Berkah Baik Iftar Ajak Masyarakat Berbagi Lebih Mudah di Ramadan 2026
KABARINDO, SURABAYA - Berangkat dari semangat silaturahmi dan tradisi berbagi kepada sesama selama Ramadan, MR.D.I.Y. Indonesia menghadirkan Berkah Baik Iftar dengan menggandeng artis Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar dalam sebuah momen kebersamaan yang mempertemukan Komunitas IbuHebat dan anak-anak dari Yayasan Yatim Piatu Al-Andalusia. Lebih dari 650 anak panti asuhan di Jabodetabek, Bandung, Cirebon dan Sukabumi merasakan hangatnya kebersamaan Ramadan.
Ramadan selalu menjadi momen untuk kembali mempererat kebersamaan keluarga sekaligus memperluas semangat berbagi. Teuku Wisnu menuturkan Ramadan di keluarganya menjadi momen untuk lebih banyak waktu bersama.
“Buka puasa bersama di rumah, melibatkan anak-anak dalam kegiatan berbagi, hingga menyiapkan bingkisan untuk keluarga dan orang terdekat. Bagi kami, berbagi bukan sekadar memberi barang, tapi tentang perhatian dan kepedulian,” ujarnya.
Shireen Sungkar menambahkan ia ingin memastikan bingkisan yang diberikan benar-benar bermanfaat, karena kebutuhan setiap orang berbeda.
“Yang terpenting bukan seberapa besar nilainya, tapi bagaimana hadiah itu bisa membawa manfaat dan kebahagiaan bagi yang menerima,” imbuhnya.
Bagi keduanya, Ramadan bukan hanya tentang rutinitas tahunan, tetapi tentang menghadirkan rasa cukup dan rasa syukur di dalam keluarga, yang kemudian mendorong keinginan untuk berbagi kepada orang lain.
Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar membagikan tiga kebiasaan sederhana yang mereka lakukan untuk terus menjaga semangat berbagi, khususnya selama Ramadan.
Mulai dari orang terdekat
Berbagi bisa dimulai dari yang terdekat. Meluangkan waktu untuk berbuka puasa dan berbelanja kebutuhan Ramadan dan Lebaran untuk kerabat atau mereka yang membantu dalam keseharian kita bisa menjadi cara berbagi paling sederhana. Perhatian kecil sering kali menjadi bentuk berkah yang paling terasa.
Libatkan anak agar semangat berbagi tumbuh sejak dini
Ramadan juga menjadi kesempatan untuk mengenalkan rasa empati kepada anak-anak. Melibatkan anak dalam memilih atau menyiapkan bingkisan membantu menanamkan empati dan kepedulian melalui pengalaman langsung bahwa berbagi bukan sekadar memberi, tapi juga memahami kebutuhan orang lain.
Pilih bingkisan sederhana namun bermanfaat
Makna berbagi tidak terletak pada besar kecilnya nilai, tetapi perhatian yang diberikan. Bingkisan yang tepat serta bermanfaat dan dapat digunakan dalam keseharian akan terasa lebih berarti.
Ria Sutrisno, Head of Marketing MR.D.I.Y. Indonesia, mengatakan Ramadan selalu menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan berbagi kebaikan. Namun lebih dari itu, Ramadan adalah pengingat untuk kembali pada hal-hal yang paling bermakna dalam hidup.
“Melalui Berkah Ramadan, kami ingin memastikan setiap niat baik masyarakat dapat diwujudkan dengan lebih mudah, praktis dan tetap bermakna. Kami percaya bahwa makna berbagi tidak ditentukan oleh besarnya nilai, melainkan oleh ketulusan serta manfaat yang dirasakan oleh penerimanya,” ujarnya.
Foto: istimewa
Comments ( 0 )