Persija vs Persib Resmi Berlaga di Samarinda, Ini Alasannya!
KABARINDO, JAKARTA - Laga sarat gengsi antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung akhirnya dipastikan tidak digelar di ibu kota. Operator kompetisi, I.League, mengambil keputusan strategis dengan memindahkan pertandingan ke Samarinda, Kalimantan Timur, demi menjamin kelancaran penyelenggaraan di tengah situasi yang dinilai belum kondusif.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan tanpa pertimbangan matang. Liga, kata dia, tetap berkomitmen agar pertandingan berlangsung sesuai jadwal, yakni pada 10 Mei pukul 15.30 WIB, meski harus keluar dari Pulau Jawa.
“Liga pada dasarnya ingin pertandingan digelar di daerah masing-masing. Namun, bulan Mei dipenuhi berbagai agenda besar yang berpotensi menimbulkan situasi di luar kendali. Karena itu, kami bertanggung jawab memastikan laga tetap berjalan sesuai jadwal, tanpa penundaan,” ujar Ferry.
Ia menjelaskan, sejumlah opsi stadion di Pulau Jawa telah dikaji, namun terkendala berbagai faktor, mulai dari jadwal pertandingan lain hingga pertimbangan keamanan. Bali sempat menjadi alternatif, tetapi terbentur regulasi karena adanya pertandingan lain sehari setelahnya.
“Pada akhirnya, Samarinda menjadi pilihan paling memungkinkan. Di sana tidak ada pertandingan lain, sehingga secara regulasi dan kesiapan lebih ideal. Ini adalah solusi terbaik yang bisa kami ambil dengan tetap menghormati pertimbangan pihak keamanan,” lanjutnya.
Ferry juga menegaskan bahwa pertandingan tetap digelar dengan penonton sesuai kapasitas stadion, namun tanpa kehadiran suporter tim tamu, sebagaimana kebijakan yang telah berlaku sebelumnya.

Di sisi lain, Panitia Pelaksana Persija, Tauhid Indra Syarif, mengungkapkan bahwa keputusan ini berawal dari koordinasi intensif antara pihak kepolisian dan pemerintah daerah yang tidak memberikan izin pertandingan digelar di Jakarta.
“Beberapa hari lalu, Kapolda sempat berdiskusi dengan Gubernur, dan hasilnya kami tidak diperkenankan menggelar pertandingan di Jakarta. Kami kemudian melaporkan ke Liga, yang langsung mencari alternatif stadion,” jelas Tauhid.
Menurutnya, sempat muncul opsi menggelar laga di Jepara atau Surabaya. Namun, kedua opsi tersebut mengharuskan pertandingan berlangsung tanpa penonton jika tetap berada di Pulau Jawa.
“Kami sempat condong ke Surabaya karena akses yang lebih mudah dan kesiapan panitia lokal. Tapi ternyata, jika tetap di Jawa, pertandingan harus tanpa penonton. Itu tentu merugikan, terutama bagi suporter,” katanya.
Opsi Bali pun sempat dipertimbangkan, tetapi kembali terbentur jadwal. Hingga akhirnya, komunikasi dengan pihak Borneo FC membuka jalan untuk penggunaan stadion di Samarinda.
“Saat kami berkoordinasi dengan pihak kepolisian, mereka menyatakan jika digelar di Samarinda, pertandingan bisa mendapatkan izin dengan penonton. Dari situlah keputusan ini diambil,” ungkap Tauhid.
Meski demikian, ia tidak menampik adanya kekecewaan, terutama karena Persija kehilangan kesempatan bermain di kandang sendiri dan di hadapan pendukungnya.
“Kami jelas kecewa. Tidak hanya dari sisi finansial, tetapi juga karena suporter tidak bisa memberikan dukungan langsung. Padahal sepanjang musim ini, kami berupaya menjaga kondusivitas tanpa insiden berarti,” ujarnya.
Ia menambahkan, kekhawatiran aparat keamanan juga dipengaruhi situasi terkini, termasuk insiden di Bandung yang berujung penangkapan ratusan orang.
“Mungkin dari hasil evaluasi itu, mereka menilai Jakarta cukup rawan untuk laga sebesar ini. Jadi lebih pada langkah antisipasi,” katanya.
Di tengah situasi tersebut, Tauhid memastikan tim tetap fokus menghadapi pertandingan. Pelatih Persija, Mauricio Souza, disebutnya telah menyampaikan kesiapan tim meski harus bermain jauh dari kandang.
“Pelatih menyampaikan, di mana pun pertandingan digelar, tim harus siap. Ini bukan sekadar soal rivalitas, tetapi bagaimana tetap memberikan yang terbaik,” tutupnya.
Dengan segala dinamika yang mengiringi, pemindahan laga ini menjadi cerminan bahwa faktor keamanan dan kepastian kompetisi masih menjadi prioritas utama, bahkan untuk pertandingan sebesar Persija kontra Persib. Foto: Orie Buchori/Kabarindo.com
Comments ( 0 )