Smart Home, Calm Soul, Cara Generasi Muda Atur Isi Rumah

Smart Home, Calm Soul, Cara Generasi Muda Atur Isi Rumah

Smart Home, Calm Soul, Cara Generasi Muda Atur Isi Rumah

KABARINDO, SURABAYA - Bergerak di tengah ritme hidup yang serba instan dan digital, rumah bagi anak muda, khususnya Gen Z, bukan sekadar tempat tinggal, melainkan sebuah ecosystem of living.

Saat Gen Z mulai mengambil alih kepemilikan properti atau setidaknya menyewa apartemen studio ataupun kosan, ruang kecil bisa terasa luas. Bukan karena ukurannya, tapi bagaimana teknologi bekerja di dalamnya. Mulai dari lampu yang bisa diatur dari ponsel, speaker yang mengikuti mood, alat pembersih rumah yang robotik, hingga berbagai produk elektronik dengan kecanggihan lainnya yang serba otomatis.

Daniel Minardi, Director of Business Partnerships Shopee Indonesia, mengatakan generasi muda banyak memulai hidup mandiri dari ruang yang terbatas, seperti kamar kos, apartemen studio atau hunian compact. Namun keterbatasan ruang bukan berarti keterbatasan fungsi.

Smart living

Biasanya generasi muda tidak lagi membeli elektronik karena sekadar awet. Mereka menambahkan satu dimensi lainnya, yaitu perangkat teknologi yang bisa terintegrasi atau connected. Semua perangkat terintegrasi, dikontrol dari HP atau suara menciptakan rumah yang responsif dan intuitif. Karena itu, kebutuhan terhadap perangkat home electronics pun ikut berubah.

Smart TV kini bukan hanya untuk menonton siaran konvensional, tetapi juga menjadi pusat kendali digital untuk streaming, gaming, bahkan multitasking saat bekerja. Lampu LED pun bukan lagi sebatas penerang, melainkan mood setter yang dapat mengubah suasana ruang, dari warm white untuk membaca hingga cahaya temaram untuk bersantai, cukup lewat suara atau tepukan tangan. Bahkan kini AC bisa dijadwalkan melalui aplikasi atau menyala otomatis saat kita berada 1 km dari rumah.

Hybrid space: satu ruang, banyak fungsi

Fungsi kamar bukan hanya tempat tidur, namun bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Baik itu menjadi kantor, studio konten, bahkan tempat healing. Karena itu, elektronik yang dipilih harus fleksibel, Di antaranya coffee machine untuk ritual pagi yang mindful sebelum beraktivitas, speaker wireless bluetooth untuk reset mood setelah hari Panjang, portable projector untuk mengubah kamar jadi mini cinema, air purifier untuk kualitas udara saat work from home dan smart security & auto clean (mood = prioritas).

Bagi Gen Z, rumah masa depan bukan sekadar aset, melainkan ruang penjaga ketenangan diri. Inilah era CTRL + ALT + FEEL: sebuah kontrol penuh atas teknologi demi hidup yang minim drama. Dalam ekosistem ini, mulai dari rasa aman hingga kebersihan ruang, semuanya diterjemahkan ke dalam perangkat pintar yang membuat rumah terasa lebih tenang, praktis dan terkendali, seperti:

  • Smart Lock: akses masuk tanpa kunci fisik, cukup lewat sidik jari atau smartphone memudahkan mobilitas tanpa drama lupa kunci.
  • Smart CCTV: pengawasan real-time langsung dari HP, memberikan rasa aman total bahkan saat sedang berada di belahan dunia lain.
  • Vacuum robot: asisten pembersih yang bekerja sesuai dengan jadwal dan rute yang sudah diatur, memastikan lantai selalu bersih tanpa harus menyita waktu istirahat.
  • Trash management system: tempat sampah pintar yang membuka otomatis tanpa harus disentuh dan mampu mengemas plastik sendiri saat sudah penuh.

Foto: istimewa