Kejurnas Jadi Milestone Menuju Pentas Dunia

Kejurnas Jadi Milestone Menuju Pentas Dunia

KABARINDO, YOGYAKARTA– Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Modern Pentathlon Indonesia (MPI) 2026 secara resmi dibuka oleh Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU), Marsda TNI Donald Kasenda di Gedung Ksatria AAU, Yogyakarta, Rabu (1/4/2026). Pembukaan juga dihadiri Wakil Ketua 1 KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno, Ketua Umum Pengurus Pusat Modern Pentathlon Indonesia (PP MPI) Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo dan jajaran serta Pengprov KONI Daerah Istimewa Yogyakarta.

Gubernur AAU Marsda TNI Donald Kasenda menegaskan akan mendukung penuh cabang olahraga modern pentathlon untuk mencetak prestasi mengharumkan Indonesia di kancah internasional. Kejurnas kali ini juga dapat menjadi batu loncatan (milestone) menuju event regional dan internasional.

Selain kompetisi, ajang tahunan ini juga dapat memupuk jiwa sportivitas anak bangsa. "Kejurnas ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah persatuan untuk memupuk jiwa sportifitas generasi masa depan bangsa," ujar Gubernur AAU.

Dia menekankan bahwa modern pentathlon merupakan olahraga yang sangat kompleks karena menggabungkan lima disiplin olahraga, yaitu lari, anggar, menembak, renang dan anggar. Sehingga menuntut ketahanan fisik, ketangguhan mental, dan kecerdasan untuk kemudian muncul seorang juara.

Senada Gubernur AAU, Ketua Umum PP MPI Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo berharap, ajang Kejurnas ini bisa menjadi tolok ukur bagi para atlet sebelum terjun ke kancah regional dan internasional. Termasuk yag terdekat yaitu Kejuaraan Asia di Yogyakarta dan Asian Games 2026 Nagoya Jepang.

"Kejurnas adalah tempat atlet mengukur kemampuan agar nantinya dapat bersaing di tingkat dunia. Ini bukti bahwa MPI terus berkembang dapat dilihat dengan hadirnya banyak Pengprov MPI di Kejurnas ini. Sebagai olympic sport, modern pentathlon Indonesia memiliki masa depan bagus dan menjanjikan. Namun perlu kerja keras, disiplin dan aktif berkompetisi serta kerja bersama untuk dapat mewujudkannya," ungkapnya.

Dia berharap, Kejurnas 2026 dapat muncul bibit-bibit unggul yang tidak hanya memiliki fisik yang kuat, tetapi juga karakter bangsa yang kokoh untuk membawa bendera Merah Putih berkibar di pentas dunia.

Waketum 1 KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno, kejuaraan ini memiliki arti strategis dalam meningkatkan prestasi atlet nasional. Dia berharap, modern pentathlon dapat beicara di level Asia dan ke depan dapat meloloskan atlet ke Olimpiade.

"PP MPI on the track menjalankan pembinaan dan kita yakin prestasi demi prestasi mengharumkan Indonesia akan dapat dihadirkan. Modern Pentathlon Indonesia sukses persembahkan medali emas di SEA Games, lalu meloloskan tiga atletnya di Asian Games 2026 Nagoya, hingga kami yakin akan dapat melahirkan olympian untuk Indonesia di kemudian hari," ujarnya.

Kejurnas Modern Pentathlon 2026 diikuti 153 atlet yang berasal dari 20 Provinsi. Para peserta berasal dari berbagai daerah, mulai dari wilayah barat hingga timur Indonesia, yakni: Riau, Lampung, Sumbar, DKI Jakarta, Jabar, Jateng, DIY, Banten, Jatim, Kaltim, Kalbar, Kaltara, Sulut, Sulsel, Bali, NTB, NTT, Papua, dan Papua Tengah.