Bukan Superman, Ini Superteam”: Maruarar Sirait Ungkap Kunci Sukses Piala Presiden 2025
KABARINDO, JAKARTA – Kesuksesan penyelenggaraan Piala Presiden 2025 tak sekadar menjadi catatan manis di kalender sepak bola nasional, melainkan juga cerminan kuatnya fondasi kepercayaan dan kerja kolektif yang dibangun di balik layar.
Ketua Steering Committee, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa keberhasilan turnamen pramusim bergengsi ini lahir dari sinergi lintas elemen—mulai dari panitia, sponsor, media, hingga auditor independen—yang bekerja dalam satu visi yang sama.

Dalam sambutannya, Maruarar menyampaikan apresiasi khusus kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, atas kepercayaan yang diberikan dalam pengelolaan turnamen. Ia menilai kepercayaan tersebut menjadi energi utama yang menggerakkan seluruh elemen untuk bekerja secara maksimal.
“Tidak ada superman, yang ada adalah superteam. Ini adalah keberhasilan bersama,” ujar Maruarar, menegaskan bahwa soliditas tim menjadi kunci utama di balik penyelenggaraan yang berjalan lancar.
Lebih jauh, ia menyoroti peran strategis media dan penyiar dalam memperluas jangkauan serta meningkatkan kualitas tontonan. Profesionalisme yang ditunjukkan oleh grup penyiar seperti Emtek Group dinilai turut menjaga standar tinggi dalam penyajian kompetisi.

Tak hanya itu, Maruarar juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan keuangan. Kehadiran auditor independen, PwC Indonesia, disebutnya sebagai elemen krusial untuk memastikan akuntabilitas sekaligus ruang evaluasi yang objektif.
“Kita tidak bisa menilai diri sendiri. Harus ada pihak independen agar setiap kekurangan bisa diperbaiki,” katanya, menegaskan komitmen terhadap tata kelola yang profesional.
Dukungan sponsor seperti Astra International, Indofood, dan Gojek juga menjadi bagian penting dari ekosistem yang menopang kesuksesan turnamen. Menurut Maruarar, hubungan jangka panjang dengan para mitra hanya dapat dijaga melalui integritas dan rasa saling menghargai.
Ia menegaskan, dalam industri olahraga modern, kepercayaan adalah mata uang paling berharga. Sekali hilang, akan sulit untuk dipulihkan. Karena itu, seluruh pihak dituntut untuk terus merawatnya melalui konsistensi dan profesionalisme.
Optimisme pun mengiringi pandangan Maruarar terhadap masa depan sepak bola nasional. Ia melihat peningkatan kepercayaan publik terhadap sepak bola Indonesia sebagai hasil dari pembenahan tata kelola yang terus dilakukan di bawah kepemimpinan Erick Thohir.
Menutup pernyataannya, Maruarar menyatakan kesiapan untuk terus berkonitmen dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat, selama kepercayaan itu tetap diberikan.
Piala Presiden 2025, dengan segala keberhasilannya, kini tak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga simbol transformasi menuju industri sepak bola Indonesia yang lebih profesional, transparan, dan berdaya saing tinggi. Foto: MAK
Comments ( 0 )