AC Milan Menngi Laga Derby Della Madonina 1-0 !atas Inter Milan di San Siro Milan
KABARINDO, MILAN - Dua tim.kota Milan adu gensi dalam.derby Della Madonina, akhirnya AC Milan berhasil meraih kemenangan penting atas rival sekotanya Inter Milan di San Siro pada Senin, 9 Maret 2026 dini hari WIB.
Rossoneri menang tipis 1-0 dan sekaligus mencatatkan double kemenangan derby Serie A untuk pertama kalinya sejak musim 2010/2011.
Hasil ini juga membuat persaingan gelar Serie A kembali memanas, karena jarak poin antara kedua tim kini semakin mengecil dengan beberapa pertandingan tersisa di musim ini.
Peluang Awal dari AC Milan
Pertandingan berjalan cukup ketat sejak awal. Peluang pertama muncul ketika kiper Inter, Yann Sommer, kehilangan bola di area pertahanan.
Kesalahan tersebut dimanfaatkan oleh Christian Pulisic yang kemudian mengirimkan umpan kepada Luka Modric. Namun, tendangan jarak jauh pemain asal Kroasia itu masih melenceng tipis dari gawang.
Dalam 30 menit pertama, peluang tersebut menjadi satu-satunya ancaman serius dari AC Milan. Sementara itu, Inter mencoba menekan melalui dua percobaan dari Federico Dimarco, tetapi satu tembakan berhasil diblok dan lainnya melambung di atas gawang.
Inter sempat mendapatkan peluang ketika Henrikh Mkhitaryan melakukan penetrasi dari lini tengah hingga memasuki kotak penalti Milan. Namun, tembakannya masih mampu diamankan oleh kiper Mike Maignan.
Tak lama setelah peluang tersebut, Milan justru berhasil memecah kebuntuan. Berawal dari umpan Youssouf Fofana, bola diteruskan kepada Pervis Estupiñán yang langsung melepaskan tembakan keras dan menaklukkan Sommer.
Gol tersebut membuat tuan rumah unggul 1-0 dan meningkatkan intensitas pertandingan menjelang akhir babak pertama. Beberapa peluang tambahan sempat tercipta, termasuk dari Alexis Saelemaekers dan Adrien Rabiot, namun tidak menghasilkan gol tambahan.
Di sisi lain, Inter juga mencoba membalas melalui tendangan melengkung dari Nicolo Barella, tetapi bola masih melebar dari sasaran.
Inter Tekan di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Inter tampil lebih agresif. Piotr Zielinski sempat memaksa Maignan melakukan penyelamatan penting di dekat tiang gawang.
Tak lama kemudian, umpan silang panjang mengarah kepada Mkhitaryan yang kemudian memberikan bola kepada Dimarco. Namun dari jarak sekitar 10 yard, tendangan pemain tersebut justru melambung.
AC Milan juga mencoba menambah keunggulan melalui Rafael Leao yang melepaskan tembakan melintasi gawang, sementara Fofana hampir mencetak gol kedua melalui tendangan keras yang berhasil ditepis Sommer.
Serangan cepat dari Denzel Dumfries sempat membuat lini belakang AC Milan kewalahan pada menit ke-60. Namun peluang tersebut tidak berbuah gol.
Pertandingan sempat terhenti akibat cedera yang dialami Rabiot dan Alessandro Bastoni, sehingga ritme permainan menjadi sedikit terputus.
Pada menit-menit akhir, tim asuhan Cristian Chivu berusaha keras mengejar ketertinggalan.
Meski begitu, mereka gagal menciptakan peluang emas, bahkan dua klaim penalti yang diajukan Inter tidak dikabulkan oleh wasit.
Persaingan Gelar Serie A Makin Ketat
Kemenangan ini membuat AC Milan tetap menjaga harapan dalam perebutan gelar. Selisih poin antara dua tim teratas kini hanya tersisa tujuh poin dengan 10 pertandingan tersisa.
Bagi Milan, hasil ini menjadi kemenangan keenam dalam 11 pertandingan terakhir. Sementara itu, Inter harus mengakhiri rekor delapan kemenangan beruntun di Serie A, dan kini hanya meraih dua kemenangan dalam enam laga terakhir di semua kompetisi.
Dengan jadwal yang masih panjang, persaingan gelar Serie A musim ini diprediksi akan berlangsung hingga akhir musim.
Comments ( 0 )