Merawat Warisan, Menguatkan Persahabatan: AS–Indonesia Perluas Kerja Sama Budaya
KABARINDO, JAKARTA — Komitmen bersama dalam menjaga dan merawat warisan budaya kembali ditegaskan melalui pertemuan Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Peter M. Haymond, dengan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon. Pertemuan tersebut berlangsung di Jakarta, Senin (12/1), dalam suasana dialog yang hangat dan konstruktif.
Dalam pertemuan itu, KUAI Haymond menekankan dukungan berkelanjutan Amerika Serikat terhadap upaya pelestarian warisan budaya Indonesia. Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif, salah satunya program hibah U.S.

Ambassadors Fund for Cultural Preservation yang selama ini berperan aktif dalam melestarikan bahasa-bahasa lokal serta mendokumentasikan koleksi museum di berbagai daerah Indonesia.
Haymond menyampaikan bahwa pelestarian budaya bukan sekadar upaya menjaga masa lalu, melainkan juga investasi penting bagi masa depan. Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, dan kerja sama internasional menjadi salah satu kunci untuk memastikan warisan tersebut tetap hidup dan relevan di tengah perubahan zaman.

“Amerika Serikat bangga mendukung pelestarian warisan kebudayaan di Indonesia. Kita memiliki rekam jejak kerja sama yang panjang, serta berbagai peluang di masa depan—mulai dari proses pengembalian artefak kebudayaan hingga pendokumentasian koleksi museum dan pelestarian objek-objek sejarah yang kita miliki bersama,” ujar Haymond.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyambut baik komitmen tersebut dan menilai kolaborasi dengan Amerika Serikat sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem kebudayaan nasional. Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya memerlukan sinergi lintas negara, terutama dalam hal perlindungan artefak, penguatan museum, serta revitalisasi bahasa dan tradisi lokal.
Pertemuan ini sekaligus mencerminkan eratnya hubungan bilateral Indonesia dan Amerika Serikat di bidang kebudayaan. Di tengah dinamika global, kerja sama semacam ini diharapkan mampu memperkuat diplomasi budaya, memperkaya pertukaran pengetahuan, dan memastikan warisan budaya Indonesia tetap lestari sebagai identitas bangsa yang bernilai universal.
Comments ( 0 )