Menyerah di Semifinal, Rachel/Febi Akui Ketangguhan Ganda Putri Jepang

Menyerah di Semifinal,  Rachel/Febi Akui Ketangguhan Ganda Putri Jepang

KABARINDO, JAKARTA  - Arisa Igarashi/Miyu Takahashi masih terlalu tangguh bagi Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang takluk di semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2026. Setelah berjuang rubber game, Rachel/Febi terhenti dengan skor akhir 12-21, 21-19, 13-21. 

Rachel/Febi sebetulnya punya peluang untuk menang ketika balik menekan di game kedua. Di game ketiga pun mereka sempat memimpin 5-1. Namun sejak pasangan Jepang bisa menyamakan kedudukan 7-7, penampilan Rachel/Febi terus menurun. 

“Puji Tuhan bisa selesai tanpa cedera apapun dari pertandingan tadi. Mungkin pengalaman baru lagi buat kami, cukup sulit juga bolanya. Dapat pola pertama kali melawan Arisa/Miyu, tapi kami sedikit buru-buru. Jadi enggak sempat mikir mau bagaimana lagi ya?” kata Rachel. 

“Tadi mungkin fokusnya agak blank, jadi banyak mati sendiri, terus juga pengin buru-buru dapet poin. Mungkin awal-awal cukup tegang juga, ada pressure tapi dukungan supporter sangat membantu,” imbuh Febi. 

Rachel/Febi merupakan ganda putri muda Indonesia yang baru dipasangkan pertengahan tahun lalu. Mereka sudah pernah naik podium juara di Australian Open 2025 (level Super 500).

“Pelajaran yang kami ambil dari turnamen ini, enggak boleh terburu-buru, apalagi main ganda putri, enggak bisa langsung mati. Harus lebih sabar, lebih tenang,” ucap Rachel.

“Komunikasinya harus lebih sering lagi. Karena kami kadang terlalu buru-buru, pengin servis lalu pengen terima servis. Belum terlalu banyak komunikasi yang kayak kamu harus di sini, di sana. Sama ketenangannya juga sih,” tambahnya. 

Ganda putri Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari juga gagal melaju ke final setelah dikalahkan unggulan pertama, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (Malaysia), dengan skor 15-21, 9-21.