Kimi Antonelli Kembali Unjuk Gigi

Kimi Antonelli   Kembali Unjuk Gigi

KABARINDO, JAKARTA--Setelah sukses menyebet kemenangan petama balapan Formula 1 di GP China, Kimi Antonelli kembali unjuk gigi dan memenangi balapan keduanya di GP Jepang. Kimi berdiri di puncak poidum diapit Oscar Piastri dari McLaren dan Charles Leclerc dari tim Ferrari.

Rekan setimnya George Russel hanya bisa finis di posisi keempat di depan pebalap Perrari lainnya, Lewis Hamilton. Keberhasilan pembalap muda Mercedes ini tidak terlepas dari momentum intervensi safety car yang tepat.

Kemenangan tersebut mengantarkan Antonelli mencetak sejarah sebagai pembalap termuda yang meraih dua kemenangan Grand Prix. Pada usia 19 tahun 7 bulan, ia melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh Max Verstappen.

Awal balapan sempat menyulitkan barisan depan Mercedes. Meskipun start dari baris pertama, Antonelli dan George Russell sempat melorot ke posisi keenam dan keempat setelah disalip oleh duo McLaren serta Charles Leclerc dari Ferrari.

Oscar Piastri memimpin jalannya lomba pada fase awal setelah melakukan start yang impresif. Namun, Antonelli menunjukkan agresivitas dengan melewati Lewis Hamilton pada lap pertama dan terus merangkak naik ke posisi depan.

Persaingan sengit terjadi ketika Russell mencoba menekan Piastri untuk posisi pertama pada lap kedelapan. Sementara itu, Antonelli terus membayangi grup pemimpin dan sempat terlibat duel ketat dengan Leclerc di chicane pada lap ke-15.

Strategi pit stop menjadi penentu utama hasil akhir balapan ini. Saat para pembalap unggulan mulai masuk ke pit, sebuah insiden besar menimpa pembalap Haas, Oliver Bearman, yang mengubah peta persaingan secara total.

Bearman Kecelakaan

Bearman mengalami kecelakaan hebat dengan kekuatan 50G di tikungan Spoon setelah kehilangan kendali di atas rumput. Insiden ini memicu keluarnya safety car yang memberikan keuntungan besar bagi Antonelli dan Hamilton.

Kedua pembalap Mercedes tersebut belum melakukan pergantian ban saat safety car muncul. Kondisi ini memungkinkan mereka melakukan pit stop gratis dan kembali ke lintasan masing-masing di posisi pertama dan keempat.

Setelah balapan dimulai kembali pada lap 28, Antonelli langsung melesat menjauh dari kejaran Piastri. Selisih waktu di antara keduanya melebar hingga lima detik hanya dalam delapan putaran setelah restart.

Pertarungan memperebutkan podium terakhir melibatkan Russell, Hamilton, dan Leclerc. Setelah saling salip yang intens, Russell akhirnya berhasil mengamankan posisi ketiga di depan Leclerc dan Norris, sementara Hamilton finis di posisi keenam.

Antonelli menyentuh garis finis dengan keunggulan 14 detik atas Piastri. Hasil ini membawa sang pembalap Italia mengambil alih kepemimpinan klasemen sementara kejuaraan dunia dari rekan setimnya, George Russell.

Di papan tengah, Pierre Gasly dari Alpine finis ketujuh setelah menahan serangan Max Verstappen. Juara dunia bertahan tersebut mengeluhkan masalah teknis pada kemudi mobil Red Bull miliknya yang terasa sangat berat selama balapan.