Refereeing Workshop, Ogawa: PSSI Siapkan Wasit Internasional untuk Putaran Kedua Super League
KABARINDO, JAKARTA — Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, kembali menegaskan komitmennya menjaga kualitas dan integritas kompetisi nasional. Melalui kebijakan selektif menghadirkan wasit internasional, Ogawa ingin memastikan putaran kedua Super League 2025/2026 berjalan dengan standar fair play yang tinggi, tanpa mengesampingkan kepercayaan terhadap kemampuan wasit lokal.
Komitmen tersebut disampaikan Ogawa dalam kegiatan Refereeing Workshop for Media yang digelar PSSI bersama PSSI Pers, Rabu (21/1), di Ruang Sekretariat PSSI Pers, GBK Arena.
Workshop ini turut menghadirkan perwakilan Departemen Wasit PSSI, termasuk Pratap Singh, dengan materi utama evaluasi performa perwasitan di BRI Super League dan Pegadaian Championship musim 2025/2026, serta sejumlah pembaruan teknis lainnya.
Dalam pemaparannya, Ogawa memastikan kehadiran wasit asing berkualitas pada putaran kedua Super League. Namun, ia menegaskan bahwa langkah tersebut bukan sekadar menghadirkan nama dari luar negeri, melainkan memilih perangkat pertandingan dengan pengalaman dan reputasi internasional yang mumpuni.
“Sebenarnya bukan hanya soal wasit asing, tetapi kami ingin mengundang wasit berkualitas dari luar negeri,” ujar Ogawa kepada awak media di GBK Arena, Senayan.

Ogawa mengakui proses mendatangkan wasit asing berkualitas bukan perkara mudah. Banyak wasit papan atas Asia saat ini tengah terikat agenda padat kompetisi kontinental seperti AFC Champions League Elite dan ACL 2. Situasi tersebut menuntut Komite Wasit PSSI bekerja lebih cermat dalam menentukan penugasan agar tetap menghadirkan kualitas terbaik di lapangan.
Meski demikian, Ogawa menegaskan bahwa kepercayaan terhadap wasit lokal tetap menjadi fondasi utama. Menurutnya, sejumlah wasit Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan, baik dalam pemahaman regulasi, konsistensi kepemimpinan, maupun ketepatan mengambil keputusan.
“Pada prinsipnya, saat ini kami memiliki kepercayaan terhadap beberapa wasit lokal. Karena itu, sebisa mungkin kami akan menunjuk wasit dari dalam negeri,” jelasnya.
Sebagai bagian dari strategi jangka menengah, Komite Wasit PSSI juga telah mengontrak wasit asal Jepang, Yudai Yamamoto, sebagai wasit asing full-time untuk Super League dan Championship selama dua musim ke depan. Ogawa menilai Yamamoto mampu memberikan kontribusi positif melalui keputusan-keputusan berkualitas yang menjaga ritme dan keadilan pertandingan.
“Kami percaya Yamamoto dapat memberikan keputusan yang berkualitas di lapangan. Namun demikian, kami tetap akan terus mengundang wasit asing yang benar-benar memiliki kualitas tinggi,” pungkas Ogawa.
Melalui pendekatan seimbang antara peningkatan kualitas wasit lokal dan seleksi ketat wasit internasional, Ogawa menegaskan arah kebijakan Komite Wasit PSSI: menjaga marwah kompetisi dan memastikan sepak bola Indonesia terus bergerak menuju standar yang lebih profesional.
Comments ( 0 )