“Penerbangan Terakhir” Kisahkan Skandal Cinta Antara Pilot dan Pramugari yang Penuh Plot Twist
“Penerbangan Terakhir” Kisahkan Skandal Cinta Antara Pilot dan Pramugari yang Penuh Plot Twist
KABARINDO, SURABAYA - Penerbangan Terakhir menceritakan tentang dunia penerbangan, kehidupan pilot dan pramugari serta skandal di antara mereka yang bukan rahasia lagi dan sudah diketahui banyak orang.
Kapten Pilot Deva adalah playboy yang menjalin hubungan dengan banyak pramugari cantik. Di setiap penerbangan, ia selalu merayu pramugari, termasuk Tiara, pramugari baru yang dulu satu klub basket dengan Deva. Namun Deva memilih menikah dengan Nadia yang posesif. Keduanya adalah orang yang toxic dan manipulatif, sehingga pernikahan mereka juga menjadi hubungan yang toxic. Nadia berupaya keras menghancurkan hubungan Deva dan Nadia sekaligus menghancurkan hidup dan karir Tiara.
Penerbangan Terakhir adalah film drama yang diproduksi oleh VMS Studio dengan produser Tony Ramesh dan Shalu T.M serta disutradarai oleh Benni Setiawan. Film ini dibintangi oleh Jerome Kurnia, Nadya Arina dan Aghniny Haque, juga Nasya Marcella dan Vintha Devina Bertha.
“Penerbangan Terakhir terinspirasi dari kejadian di masyarakat dan belakangan menjadi perbincangan yang ramai lagi. Kami mempertimbangkan untuk merilis film ini di awal tahun, untuk memberikan sesuatu ke penonton tentang cerita yang sering kita dengar, tapi mungkin tidak pernah dilihat oleh masyarakat,” kata Tony Ramesh.
Untuk memerankan pilot, Jerome mengungkapkan ia lebih dulu mengikuti workshop dengan pilot aktif. Selain dikenalkan dengan beberapa fitur di kokpit pesawat, Ia juga mempelajari sikap dan cara pilot dalam berperilaku di dalam pesawat maupun di bandara.
Menurut Jerome, salah satu yang menarik di Penerbangan Terakhir adalah tidak ada karakter yang benar-benar antagonis. Setiap karakter memiliki sudut pandang masing-masing yang akan membuat penonton merasa lebih dekat dengan dinamika permasalahan romansanya.
“Antara Kapten Deva, Tiara dan Nadia itu berada dalam sebuah situasi yang rumit. Ketiganya tidak benar-benar diposisikan sebagai siapa yang paling baik atau yang paling jahat. Mereka bertiga punya sudut pandang masing-masing yang akan membuat penonton berefleksi, masing-masing punya sisi negatif dan positifnya. Sangat human dramanya,” tuturnya.
Bagi Jerome dan Nadya, yang menjadi pasangan di kehidupan nyata dan dipasangkan di Penerbangan Terakhir, keduanya memiliki tantangannya tersendiri. Sebab di film ini Kapten Deva dan Tiara adalah pasangan yang memulai perjalanan cinta mereka.
“Aku memerankan Tiara, pramugari baru. Jadi dunia penerbangan itu baru baginya. Ketika bertemu dengan Kapten Deva, Tiara menghadapi masalah-masalah yang menjadi kompleks dan mengubah hidup,” tutur Nadya.
Aghniny Haque, yang belakangan dikenal dengan peran serta karakter di film-film bergenre aksi, merasa sangat senang bisa kembali bermain di film drama. Menurutnya, Penerbangan Terakhir menawarkan perjalanan emosi yang intens dan menuntut karakternya untuk bisa menampilkan sisi yang menjadi kontroversi bagi penonton.
“Karakter Nadia itu bisa membuat penonton antara membenci atau menaruh empati padanya. Karena ada sisi obsesif dan kegilaan pada dirinya. Proses pendalaman karakternya sangat intens. Nadia dan aku sangat bertolak belakang. Aku bersyukur bisa bermain di film ini yang memberikan aku ruang untuk bereksplorasi di ruang drama dengan emosi yang dalam,” ungkapnya.
Comments ( 0 )